مَنْ سَارَ
عَلىَ الدَّرْبِ وَصَلَ
Barang siapa berjalan pada
jalannya sampailah ia
مَنْ جَدَّ وَجَدَ
Barang siapa bersungguh-sungguh,
dapatlah ia.
مَنْ صَبَرَ
ظَفِرَ
Barang siapa sabar beruntunglah ia.
Barang siapa sabar beruntunglah ia.
مَنْ قَلَّ
صِدْقُهُ قَلَّ صَدِيْقُهُ
Barang siapa sedikit
benarnya/kejujurannya, sedikit pulalah temannya
جَالِسْ أَهْلَ الصِّدْقِ وَالوَفَاءِ
Pergaulilah orang yang jujur dan
menepati janji.
مَوَدَّةُ الصَّدِيْقِ تَظْهَرُ وَقْتَ الضِّيْقِ
Kecintaan/ketulusan teman itu, akan
tampak pada waktu kesempitan.
وَمَااللَّذَّةُ إِلاَّ بَعْدَ التَّعَبِ
Tidak kenikmatan kecuali setelah
kepayahan.
الصَّبْرُ يُعِيْنُ عَلىَ كُلِّ عَمَلٍ
Kesabaran itu menolong segala
pekerjaan.
جَرِّبْ وَلاَحِظْ تَكُنْ عَارِفًا
Cobalah dan perhatikanlah,
niscaya kau jadi orang yang tahu.
اُطْلُبِ العِلْمَ مِنَ المَهْدِ إِلىَ اللَّحْدِ
Tuntutlah ilmu sejak dari buaian
hingga liang kubur.
بَيْضَةُ اليَوْمِ خَيْرٌ مِنْ دَجَاجَةِ الغَدِ
Telur hari ini lebih baik
daripada ayam esok hari.
الوَقْتُ أَثْمَنُ مِنَ الذَّهَبِ
Waktu itu lebih mahal daripada
emas.
العَقْلُ السَّلِيْمُ فيِ الجِسِْم السَّلِيْمِ
Akal yang sehat itu terletak pada badan yang sehat.
Akal yang sehat itu terletak pada badan yang sehat.
خَيْرُ جَلِيْسٍ فيِ الزَّمَانِ كِتَابٌ
Sebaik-baik teman duduk pada
setiap waktu adalah buku.
مَنْ يَزْرَعْ يَحْصُدْ
Barang siapa menanam pasti akan
memetik (mengetam).
خَيْرُ الأَصْحَابِ مَنْ يَدُلُّكَ عَلىَ الخَيْرِ
Sebaik-baik teman itu ialah yang menunjukkan kamu kepada kebaikan.
Sebaik-baik teman itu ialah yang menunjukkan kamu kepada kebaikan.
لَوْلاَ العِلْمُ لَكَانَ النَّاسُ كَالبَهَائِمِ
Seandainya tiada berilmu niscaya
manusia itu seperti binatang.
لعِلْمُ فيِ الصِّغَرِ كَالنَّقْشِ عَلىَ الحَجَرِ
Ilmu pengetahuan diwaktu kecil
itu, bagaikan ukiran di atas batu.
لَنْ تَرْجِعَ
الأَياَّمُ الَّتيِ مَضَتْ
Tidak akan kembali hari-hari yang
telah berlalu.
تَعَلَّمَنْ صَغِيْرًا وَاعْمَلْ بِهِ كَبِيْرًا
Belajarlah di waktu kecil dan amalkanlah di waktu besar.
Belajarlah di waktu kecil dan amalkanlah di waktu besar.
لعِلْمُ بِلاَ عَمَلٍ كَالشَّجَرِ بِلاَ ثَمَر
Ilmu tiada amalan bagaikan pohon
tidak berbuah.
الاتِّحَادُ أَسَاسُ النَّجَاحِ
Bersatu adalah pangkal
keberhasilan.
لاَ تَحْتَقِرْ مِسْكِيْنًا وَكُنْ لَهُ مُعِيْناً
Jangan engkau menghina orang
miskin bahkan jadilah penolong baginya.
الشَّرَفُ بِالأَدَبِ لاَ بِالنَّسَبِ
Kemuliaan itu dengan adab
kesopanan, (budi pekerti) bukan dengan keturunan.
سَلاَمَةُ الإِنْسَانِ فيِ حِفْظِ اللِّسَانِ
Keselamatan manusia itu dalam
menjaga lidahnya (perkataannya).
آدَابُ المَرْءِ خَيْرٌ مِنْ ذَهَبِهِ
Adab seseorang itu lebih baik
(lebih berharga) daripada emasnya.
سُوْءُ الخُلُقِ
يُعْدِي
Kerusakan budi pekerti/akhlaq itu
menular.
آفَةُ العِلْمِ النِّسْياَنُ
Bencana ilmu itu adalah lupa.
إِذَا صَدَقَ
العَزْمُ وَضَحَ السَّبِيْلُ
Jika benar kemauannya niscaya
terbukalah jalannya.
لاَ تَحْتَقِرْ مَنْ دُوْنَكَ فَلِكُلِّ شَيْئٍ مَزِيَّةٌ
Jangan menghina seseorang yang
lebih rendah daripada kamu, karena segala sesuatu itu mempunyai kelebihan.
أَصْلِحْ نَفْسَكَ يَصْلُحْ لَكَ النَّاسُ
Perbaikilah dirimu sendiri, niscaya orang-orang lain akan baik padamu.
Perbaikilah dirimu sendiri, niscaya orang-orang lain akan baik padamu.
فَكِّرْ قَبْلَ
أَنْ تَعْزِمَ
Berpikirlah dahulu sebelum kamu
berkemauan (merencanakan)
مَنْ عَرَفَ بُعْدَ السَّفَرِ اِسْتَعَدَّ
Barang siapa tahu jauhnya
perjalanan, bersiap-siaplah ia.
مَنْ حَفَرَ
حُفْرَةً وَقَعَ فِيْهَا
Barang siapa menggali lobang,
akan terperosoklah ia di dalamnya.
عَدُوٌّ
عَاقِلٌ خَيْرٌ مِنْ صَدِيْقٍ جَاهِلٍ
Musuh yang pandai, lebih baik
daripada
مَنْ كَثُرَ إِحْسَانُهُ كَثُرَ إِخْوَانُهُ
Barang siapa banyak perbuatan baiknya, banyak
pulalah temannya.
اِجْهَدْ وَلاَ
تَكْسَلْ وَلاَ تَكُ غَافِلاً فَنَدَامَةُ العُقْبىَ لِمَنْ يَتَكاَسَلُ
Bersungguh-sungguhlah dan jangan
bermala-malas dan jangan pula lengah, karena penyesalan itu bagi orang yang
bermalas-malas.
لاَ تُؤَخِّرْ
عَمَلَكَ إِلىَ الغَدِ مَا تَقْدِرُ أَنْ تَعْمَلَهُ اليَوْمَ
Janganlah mengakhirkan
pekerjaanmu hingga esok hari, yang kamu dapat mengejakannya hari ini.
اُتْرُكِ الشَّرَّ يَتْرُكْكَ
Tinggalkanlah kejahatan, niscaya
ia (kejahatan itu) akan meninggalkanmu.
خَيْرُ النَّاسِ أَحْسَنُهُمْ خُلُقاً وَأَنْفَعُهُمْ لِلنَّاسِ
Sebaik-baik manusia itu, adalah
yang terlebih baik budi pekertinya dan yang lebih bermanfaat bagi manusia.
فيِ التَّأَنِّي السَّلاَمَةُ وَفيِ العَجَلَةِ النَّدَامَةُ
Di dalam hati-hati itu adanya
keselamatan, dan di dalam tergesa-gesa itu adanya penyesalan.
ثَمْرَةُ التَّفْرِيْطِ النَّدَامَةُ وَثَمْرَةُ الحَزْمِ السَّلاَمَةُ
Buah sembrono/lengah itu
penyesalan, dan buah cermat itu keselamatan.
الرِّفْقُ بِالضَّعِيْفِ مِنْ خُلُقِ الشَّرِيْفِ
Berlemah lembut kepada orang yang
lemah itu, adalah suatu perangai orang yang mulia (terhormat).
فَجَزَاءُ سَيِّئَةٍ سَيِّئَةٌ مِثْلُهَا
Pahala/imbalan suatu kejahatan
itu adalah kejahatan yang sama dengannya.
تَرْكُ الجَوَابِ عَلىَ الجَاهِلِ جَوَابٌ
Tidak menjawab terhadap orang
yang bodoh itu adalah jawabannya.
مَنْ عَذُبَ لِسَانُهُ كَثُرَ إِخْوَانُهُ
Barang siapa manir tutur katanya
(perkataannya) banyaklah temannya.
إِذَا تَمَّ العَقْلُ قَلَّ الكَلاَمُ
Apabila akal seseorang telah
sempurna maka sedikitlah bicaranya.
مَنْ طَلَبَ أَخًا بِلاَ عَيْبٍ بَقِيَ بَلاَ أَخ
Barang siapa mencari teman yang
tidak bercela, maka ia akan tetap tidak mempunyai teman.
قُلِ الحَقَّ وَلَوْ كَانَ مُرًّا
Katakanlah yang benar itu,
walaupun pahit.
خَيْرُ مَالِكَ مَا نَفَعَكَ
Sebaik-baik hartamu adalah yang
bermanfaat bagimu.
خَيْرُ الأُمُوْرِ أَوْسَاطُهَا
Sebaik-baik perkara itu adalah
pertengahanya (yang sedang saja).
لِكُلِّ مَقَامٍ
مَقَالٌ وَلِكُلِّ مَقَالٍ مَقَامٌ
Tiap-tiap tempat ada kata-katanya
yang tepat, dan pada setiap kata ada tempatnya yang tepat.
إِذاَ لمَ ْ تَسْتَحْيِ فَاصْنَعْ مَا شِئْتَ
Apabila engkau tidak malu, maka
berbuatlah sekehendakmu (apa yang engkau kehendaki).
لَيْسَ العَيْبُ لِمَنْ كَانَ فَقِيْرًا بَلِ
العَيْبُ لِمَنْ كَانَ بَخِيْلاً
Bukanlah cela itu bagi orang yang
miskin, tapi cela itu terletak pada orang yang kikir.
لَيْسَ
اليَتِيْمُ الَّذِي قَدْ مَاتَ وَالِدُهُ بَلِ اليَتِيْمُ يَتِيْمُ العِلْمِ
وَالأَدَبِ
Bukanlah anak yatim itu yang
telah meninggal orang tuanya, tapi (sebenarnya) yatim itu adalah yatim ilmu dan
budi pekerti.
لِكُلِّ عَمَلٍ ثَوَابٌ وَلِكُلِّ كَلاَمٍ جَوَابٌ
Setiap pekerjaan itu ada upahnya,
dan setiap perkataan itu ada jawabannya.
وَعَامِلِ
النَّاسَ بِمَا تُحِبُّ مِنْهُ دَائِماً
Dan pergaulilah manusia itu
dengan apa-apa yang engkau sukai daripada mereka semuanya.
هَلَكَ امْرُؤٌ
لَمْ يَعْرِفْ قَدْرَهُ
Hancurlah seseorang yang tidak
tahu dirinya sendiri.
رَأْسُ الذُّنُوْبِ الكَذِبُ
Pokok dosa itu, adalah kebohongan
مَنْ ظَلَمَ ظُلِمَ
Barang siapa menganiaya niscaya
akan dianiaya.
لَيْسَ الجَمَالُ بِأَثْوَابٍ تُزَيِّنُنُا إِنَّ
الجَمَالَ جمَاَلُ العِلْمِ وَالأَدَبِ
Bukanlah kecantikan itu dengan
pakaian yang menghias kita, sesungguhnya kecantikan itu ialah kecantikan dengan
ilmu dan kesopanan.
لاَ تَكُنْ
رَطْباً فَتُعْصَرَ وَلاَ يَابِسًا فَتُكَسَّرَ
Janganlah engkau bersikap lemah,
sehingga kamu akan diperas, dan janganlah kamu bersikap keras, sehingga kamu
akan dipatahkan.
مَنْ أَعاَنَكَ
عَلىَ الشَّرِّ ظَلَمَكَ
Barang siapa menolongmu dalam
kejahatan maka ia telah menyiksamu.
أَخِي لَنْ تَنَالَ العِلْمَ إِلاَّ بِسِتَّةٍ سَأُنْبِيْكَ عَنْ تَفْصِيْلِهَا
بِبَيَانٍ: ذَكَاءٌ وَحِرْصٌ وَاجْتِهَادٌ وَدِرْهَمٌ وَصُحْبَةُ أُسْتَاذٍ
وَطُوْلُ زَمَانٍ
Saudaraku! Kamu tidak akan
mendapatkan ilmu, kecuali dengan enam perkara, akan aku beritahukan
perinciannya dengan jelas :
Kecerdasan
Kethoma’an (terhadap ilmu)
Kesungguhan
Harta benda
(bekal)
Mempergauli guru
Waktu yang
panjang
0 komentar:
Posting Komentar